THIS ADS by GOOGLE
Kebiasaan tidak mengisi bahan bakar kendaraan secara penuh atau dikenal dengan istilah 'full tank' ternyata berdampak negatif terhadap tangki kendaraan. Bila dibiarkan terus-menerus rupanya bisa menimbulkan proses pengembunan akibat air yang ikut masuk dari cairan bahan bakar.
Anjar Rosjadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatus Motor (ADM), menjelaskan, bahwa proses kondensasi terjadi akibat ruang kosong di tangki yang terlalu luas.
“Pengembunan terjadi pada kandungan air bila terlalu sering membiarkan tangki dalam kondisi kosong,” kata Anjar kepada Otomania, Sabtu (15/10/2016).
Anjar Rosjadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatus Motor (ADM), menjelaskan, bahwa proses kondensasi terjadi akibat ruang kosong di tangki yang terlalu luas.
“Pengembunan terjadi pada kandungan air bila terlalu sering membiarkan tangki dalam kondisi kosong,” kata Anjar kepada Otomania, Sabtu (15/10/2016).
Dalam kondisi tersebut juga memungkinan asupan udara yang masuk sehingga terjadi proses penguapan. Hal ini akan memicu terjadinya pengendapan air di dalam tangki yang bisa mengganggu asupan suplai bensin ke ruang bakar.
Bukan hanya itu saja, proses pengendapan lambat laun juga akan membuat lapisan tangki terkena dampak serangan korosi yang merugikan.
“Air dan bensin tidak menyatu, kumpulan air bisa saja mengendap yang lama-kelamaan membuat korosi pada lapisan tangki. “Udara masuk karena ada saluran, semakin kosong semakin banyak udara yang masuk dan kemungkinan terjadi proses kondensasi juga besar,” ucap Anjar.
Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:
THIS ADS by GOOGLE
Halaman Berikutnya:
0 Response to "Ini Akibatnya Jika Jarang Mengisi Tangki Kendaraan Secara Full Tank.."
Post a Comment